Pengertian dan Ruang lingkup Administrasi Publik
- Pengertian Administrasi
Administrasi secara bahasa berasal dari bahasa Latin atau Yunani, yaitu: ada yang memiliki arti intensif dan ministrare memiliki arti melayani, membantu dan memenuhi. Jadi, pengertian administrasi adalah intensif dalam melayani dan membantu. Dalam bahasa Belanda, administrasi dikenal dengan administratie yang memiliki arti sempit catat-mencatat, mengetik, menggandakan dan sebagainya.
Secara etimologis atau asal kata, administrasi berasal dari Bahasa Inggris “administration”, dengan bentuk infinitifnya to administer yang diartikan sebagai to manage (mengelola). Istilah tersebut sering dikaitikan dalam administrasi secara luas yang berarti setiap kegiatan yang dilakukan oleh individu dalam sebuah kelompok atau organisasi untuk mencapai mtujuan yang telah ditetapkan.
Administrasi dalam arti sempit, administrasi berasal dari kata Administratie (bahasa Belanda) yang meliputi kegiatan: catat-mencatat, suratmenyurat, pembukuan ringan, ketik-mengetik, agenda dsb. yang bersifat teknis ketatausahaan (clerical work). Dengan demikian, tata usaha adalah bagian kecil kegiatan dari Administrasi.
Administrasi dalam arti luas menurut (Admosoedirjo, 1986) Dapat dilihat dari tiga sudut pandang sebagai berikut:
- Arti administrasi pada institusional, administrasi diartikan sebagai seluruhan orang atau kelompok yang secara bersama melakukan kegiatan-kegiatan guna mencapai tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya.
- Administrasi dalam arti fungsional/tugas, administrasi adalah suatu keseluruhan kegiatan dan tindakan yang maksudnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan kata lain yaitu melihat pencapaian dimasa yang akan datang.
- Administrasi sebagai proses, yaitu memiliki arti keseluruhan proses yang berupa kegiatan, pemikiran, pengaturan mulai pennetuan tujuan hingga penyelenggaraan sehingga tercapai tujuan tertentu.
Dari penjelasan di atas maka pengertian administrasi dapat dibagi menjadi 2, yaitu administrasi dalam arti sempit dan administrasi dalam arti luas.Administrasi dalam arti sempit lebih tepat disebut sebagai tatausaha (clerical work, office work). Karena kegiatan tatausaha merupakan kegiatan pengelolaan data dan informasi yang keluar dari dan masuk ke organisasi maka keseluruhan rangkaian kegiatan-kegiatan tersebut terdiri atas: penerimaan, pencatatan, pengklasifikasian, pengelolaan, penyimpanan, pengetikan, penggandaan, pengiriman informasi, dan data secara tertulis yang diperlukan oleh organisasi.
Pengertian administrasi menurut para ahli :
- (Gulick and Urwick., 1937) menyampaikan bahwa “administration has to do with getting things done, with the accomplishent of defined objectives” yang artinya administrasi merupakan penyelesaian yang hendak dikerjakan, dengan tercapainya tujuan yang telah di tetapkan.
- (White, 1955) menyampaikan bahwa “administration is a process common to all group effort, public or private, civil or military, large scale or small scale” yang artinya administrasi merupakan sebuah proses yang terus berada pada setiap usaha kelompok, publik atu privatm sipil atau militer, skala besar atau skala kecil. terdapat dua hal penting pada pendapat ini yaitu administrasi merupakan sebuah proses dan keseluruhan proses tersebut berada pada setiap usaha kelompok.
- (Pfiffner and Robert, 1960) menyampaikan bahwa “administration is a general process wich characterizes all collective effort” administrasi adalah suatu orises umum yang menandai semua usaha bersama.
- (Waldo, 1971) menyampaikan bahwa administrasi merupakan suatu upaya yang kooperatif, yang memiliki tingkat rasionalitas yang tinggi.
- (Robbins, 1978) menyampaikan bahwa “administration is the universal process of effviently getting activities copleted with and though other people” yang artinya administrasi merupakan sebuah proses yang universal dalam aktivitas pencapaian tujuan secara efisien dengan dan melalui orang lain
- (Nawawi, 1990) menyampaikan bahwa administrasi merupakan sebuah kegiatan sebagai proses pengendalian usaha kerjasama sebuah kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
- (Dimock, 1992) administrasi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari apa kehendak rakyat melalui pemerintah dan cara bagaimana hal tersebut diperoleh.
- (Gie, 1993) administrasi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok manusia sebagai usaha untuk mencapai tujuan tertentu.
- (Simon, 1997) menyampaikan bahwa “administration can be defined as the activities of groups cooperating accomplish common goal” yang artinya administrasi adalah kagiatan sekelompok orang yang melakukan kerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
- (Siagian, 2008) menyampaikan bahwa administrasi sebagai keseluruhan proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang di dasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Apabila melihat pendapat dari Sondang P Siagian, administrasi dapat diilustrasikan seperti pemain sepak bola yang melakukan sebuah kerjasama bersama pemain lainnya untuk memenangkan timnya dalam sebuah pertandingan. Jika melihat pendapat Ismail Nawawi ada kesamaan dengan pendapat Sondang P. Siagian mengenai suatu kerja sama yang dilakukan untuk mecapai suatu tujuan bersama. Berdasarkan pengertian mengenai administrasi menurut para ahli dapat disimpulkan, administrasi merupakan sebuah proses usaha kerjasama yang melibatkan sedikitnya dua orang berdasarkan rasionalitas untuk mencapai sasaran atau tujuan bersama.
Administrasi dapat diartikan sebagai sebuah proses pengorganisasian sumber-sumber baik sumber daya manusia ataupun yang lainnya sehingga dengan adanya hal tersebut tugas masingmasing orang dalam organisasi tersebut dapat dikerjakan dengan baik. Dalam sebuah proses administrasi akan ada tiga fungsi utama yang saling berhubungan erat dengan tiga tingkatan hierarki formal. Di tingkat paling atas yaitu fungsi pengarahan organisasi yang utamanya memiliki kaitan dengan proses perencanaan jangka panjang dari sebuah organisasi tersebut.
Di tingkat menengah yaitu fungsi manajemen organisasi yang kaitannya dengan bagaimana organisasi mempertahankan suatu pekerjaan dengan terus-menerus dan dalam jangka waktu lama. Serta pada tingkat bawah yaitu fungsi pengawas. Dimana fungsi pengawas memiliki tujuan untuk memberikan pengarahan terhadap penggunaan sumber-sumber serta memastikan kegiatan-kegiatan yang dilakukan tersebut telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya. Dari ketiga tingkatan tersebut memiliki keterkaitan antara satu sama lainnya, memiliki hubungan yang saling positif dan memiliki fungsi yang berbeda-beda antara satu dan lainnya.
Dengan adanya fungsi yang berbeda-beda tersebut maka dalam administrasi memiliki unsur-unsur yang paling utama yaitu pengarahan, manajemen, dan pengawasan. Ketiga unsur tersebut merupakan proses umum yang terdapat pada administrasi baik dalam suatu organisasi publik maupun dalam organisasi swasta. Administrasi sebagai metode yang di gunakan dalam suatu organisasi formal. Yang dimaksud organisasi formal yaitu setiap organisasi sosial yang pembentukannya ditujukan untuk perubahan. Tugas seorang administrator dalam melaksanakan proses administrasi pada suatu organisasi yaitu melakukan pekerjaan melalui proses pengorganisasian sumber-sumber dalam rangka mencapai tujuan yang telah di tentukan.
- Pengertian Administrasi Publik
Adminitrasi Publik berasal dari bahasa inggris yaitu Public Administration. Kata publik dapat diartikan sebagai umum, masyarakat ataupun negara. Namun, istilah publik tidak hanya memiliki makna tersebut melainkan publik diartikan sebagai orang-orang atau individu-individu yang memiliki kepentingan dan minat yang sama.
Sedangkan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa administrasi dapat diartikan sebagai sebuah proses pengorganisasian sumber-sumber baik sumber daya manusia ataupun yang lainnya sehingga dengan adanya hal tersebut tugas masing-masing orang dalam organisasi tersebut dapat dikerjakan dengan baik.
Pengertian administrasi publik menurut para ahli :
- (Jhon M. Pfiffner dan Robert V. Presthus, 1960), mendefinisikan administrasi publik, adalah meliputi implementasi kebijakan pemerintah yang telah ditetapkan oleh badan-badan perwakilan politik, koordinasi usaha-usaha perorangan dan kelompok untuk melaksanakan kebijakan pemerintah. Hal ini meliputi pekerjaan sehari-hari pemerintah, suatu proses yang bersangkutan dengan pelaksanaan kebijakan-kebijakan pemerintah, pengarahan kecakapan dan teknik-teknik yang tidak terhingga jumlahnya, memberikan arah dan maksud terhadap usaha sejumlah orang.
- (Felix A. Nigro dan L. Loyd G. Nigro, 1970) mendefinisikan administrasi publik adalah, suatu kerjasama kelompok dalam lingkungan pemerintahan, meliputi tiga cabang pemerintahan: eksekutif, legislatif dan serta hubungan di antara mereka, mempunyai peranan penting dalam perumusan kebijakan pemerintah, dan karenanya merupakan sebagian dari proses politik, sangat erat berkaitan dengan berbagai macam kelompok swasta dan perorangan dalam menyajikan pelayanan kepada masyarakat, dalam beberapa hal berbeda pada penempatan pengertian dengan administrasi perseorangan.
- (Waldo, 1971) berpendapat bahwa administrasi publik merupakan sebuah organisasi dan manejemen manusia pada pemerintahan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Selain itu, administrasi publik sebagai seni serta ilmu mengenai manajemen guna mengatur semua urusan negara.
- (Tjokroamidjojo, 1978) berpendapat bahwa adminitrasi publik adalah ilmu yang berkenaan dengan kerja sama antar individu untuk mencapai tujuan tertentu.
- (Robbins, 1983) menyampaikan bahwa administration in the universal proces of vilocioncy getting activities completed with and through other people (administrasi merupakan proses keseluruhan dari suatu aktivitas pencapaian sebuah tujuan secara efisien dan melalui orang lain).
- (Nicholas Henry, 1988) mendefinisikan administrasi publik adalah suatu kombinasi yang kompleks antara teori dan praktik, dengan tujuan mempromosi pemahaman terhadap pemerintah dalam hubungannya dengan masyarakat yang diperintah, dan juga mendorong kebijakan publik agar lebih responsif terhadap kebutuhan sosial. Administrasi publik berusaha melembagakan praktik-praktik manajemen agar sesuai dengan nilai efektivitas, efisiensi dan pemenuhan kebutuhan masyarakat secara lebih baik.
- (Bunyamin, 1991) menyampaikan bahwa administrasi merupakan cakupan proses penentuan arah, tujuan, sasaran dan norma-norma yang bersifat menyeluruh.
- (Pendapat Siagian, 1994) mengenai administrasi publik merupakan seluruh proses suatu kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dan terlibat dalam usaha kerjasama untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai.
- (Thoha, 1997) menyampaikan bahwa administrasi publik diturunkan oleh ibu administrasi dan ayah politik.
Dengan adanya hal tersebut maka kegiatan administrasi yang dilakukan dalam lingkungan politik atau negara atau pemerintah merupakan administrasi publik.
- David H. Rosenbloom (2005), menunjukkan bahwa administrasi publik merupakan pemanfaatan teori-teori dan proses-proses manajemen, politik dan hukum untuk memenuhi keinginan pemerintah di bidang legislatif, eksekutif, dalam rangka fungsi-fungsi pengaturan dan pelayanan terhadap masyarakat secara keseluruhan atau sebagian.
- (Harbani Pasolong, 2010) administrasi publik adalah kerjasama yang dilakukan oleh sekelompok orang atau lembaga dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dalam memenuhi kebutuhan publik secara efisien dan efektif.
Dari berbagai definisi administrasi publik diatas, dapat dikatakan bahwa administrasi publik adalah rangkaian kerjasama yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam melaksanakan tugas pemerintahan untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan publik secara efektif dan efisien. Serta yang menjadi tugas utama dari administrasi publik adalah merencanakan dan merumuskan kebijakan politik dan kemudian melaksakannya.
Terdapat tiga makna mengenai administrasi publik sebagai berikut:
- Administration of public, dapat menunjukkan peran pemerintah sebagai agen tunggal yang memiliki kekuasaan atau sebagai regulator yang selalu aktif dalam mengatur serta mengambil sebuah keputusan. Pada makna ini masyarakat dianggap sebagai masyarakat yang pasif dan menuruti kehendak pemerintah.
- Administration for public, dalam hal ini menunjukkan bahwa pemetintah lebih yang artinya pemerintah memiliki peran dalam melaksanakan pelakyanan publik. Pemerintah bersifat responsive dan lebih tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. pemerintah juga lebih memahami cara yang terbaik untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat.
- Administration by public, adalah sebuah konsep yang orientasinya kepada pemberdayaan masyarakat. kemandirian dan kemampuan masyarakat lebih diutamakan. Pada proses ini pemerintah lebih berupaya untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat untuk mengatur kehidupannya tanpa terus bergantung kepada pemerintah.
c. Ruang Lingkup Administrasi Publik
Untuk mengetahui sejauh mana administrasi publik suatu negara dapat dilakukan dengan melihat jenis-jenis lembaga yang dimiliki negara tersebut, baik kementerian maupun non kementerian yang dimiliki oleh negara tersebut. Disampaikan oleh Chandler dan Plano (1988) bahwa apabila kehidupan manusia menjadi semakin kompleks permasalahannya, maka apa yang dikerjakan oleh pemerintah atau administrasi publik juga semakin kompleks. Cakupan yang dinamis ini dapat dipelajari sebagai literatur khususnya administrasi publik. Beberapa buku terkemuka memberikan ruang lingkup administrasi publik sebagai berikut:
Handbook of Public Administration yang ditulis oleh (Perry, 1989) menguraikan ruang lingkup administrasi publik sebagai berikut:
1. Tantagan-tantangan administrasi pubik dan bagaimana administrasi publik seharusnya menyesuaikan diri,
2. System administrasi publik dari organisasi yang efektif.
3. Usaha memperkuat hubungan dengan badan legislatif, badan-badan yang diangkat atau dipilih, dan dengan masyarakat.
4. Bagaimana menyusun kebijakan dan program-program secara sukses.
5. Administrasi perpajakan dan anggaran yang efektif.
6. Manajemen sumber daya manusia.
7. Bagaimana memperbaiki operasi dan pelayanan publik.
8. Bagaimana praktek administrasi publik yang professional dan etis.
Buku yang ditulis oleh (Henry, 1995) memberikan beberapa ruang lingkup yang dapat dilihat dari unsur-unsur sebagai berikut:
1. Organisasi publik, yang pada prinsipnya berkenaan dengan model-model organisasi dari perilaku birokrasi.
2. Manajemen publik yaitu berkaitan dengan system dan ilmu manajemen, evaluasi program dan produktivitas publik dan manajemen sumber daya manusia.
3. Implementasi yaitu menyangkut pendekatan terhadap kebijakan publik dan implementasinya, privatisasi, administrasi antar pemerintahan dan etika birokrasi.
Pendapat lain dikemukakan oleh (Shafritz and Russel., 1997) mengenai ruang lingkup administrasi publik sebagai berikut:
1. Lingkungan politik dan budaya.
2. Penerapan lanjutan dari ajaran reinventing government.
3. Hubungan antar kelembagaan pemerintahan.
4. Perkembangan teori manajemen dan organisasi.
5. Perilaku organisasi.
6. Managerialisme dan manajemen kinerja.
7. Manajemen strategis di sektor publik.
8. Kepemimpinan dan akuntabilitas.
9. Manajemen personalia dan hubungan kerja.
10. Keadilan sosial.
11. Manajemen keuangan.
12. Auditing, accounting, dan evaluasi.
13. Penghargaan dan etika.
Pendapat lain mengenai ruang lingkup administrasi publik juga dikemukakan oleh (Barzelay, 2001) sebagai berikut:
1. Aspek kebijaan publik
2. Aspek lingkungan politik
3. Aspek ekonomi dan sosial
4. Aspek anatomi organisasi publik
5. Aspek perilaku organisasi
6. Aspek proses pembuatan keputusan
7. Aspek manajemen organisasi birokrasi
8. Aspek manajemen sumber daya manusia
9. Aspek kepemimpinan
10. Aspek komunikasi
11. Aspek keuangan
12. Aspek hukum
13. Aspek tekanna kelompok kepentingan
14. Aspek evaluasi kebijakan publik
Rosenbloom dan (Rosenbloom and Kravchuk., 2005) juga menyampaikan pendapatnya mengenai ruang lingkup administrasi publik sebagai berikut:
1. Lingkungan
2. Organisasi baik menyangkut struktur maupun prosesnya
3. Manajemen sumber daya manusia
4. Anggaran pengambilan keputusan
5. Analisis kebijakan publik dan evaluasi implementasinya
6. Aspek regulasi administrasinya
7. Kepentingan publik
8. Demokrasi
9. Akuntabilitas
10. Etika
Ruang lingkup administrasi publik juga disampaikan oleh Lembaga Administrasi Negara dalam (Syafri, 2012) sebagai berikut:
Tata nilai
1. Organisasi pemerintahan Negara
2. Manajemen pemerintahan Negara
3. Sumber daya aparatur
4. System dan proses kebijakan Negara
5. Posisi, kondisi, dan peran masyarakat bangsa dalam bernegara
6. Hukum administrasi publik
Pasolong, Harbarni. 2019.
Gabungan Teori Administrasi Publik. Bandung. Penerbit Alfabeta.
Rodhiyah, Isnaini dkk. 2021.
Buku Ajar Pengantar Administrasi Publik. Sidoarjo. Umsida Press.
https://pustaka.ut.ac.id/lib/wp-content/uploads/pdfmk/PAJA321002-M1.pdf
Afidatu Tsaniyah (1228010004) Pengertian
Annisa Kayla Hakim Mulyaqin (1228010032) Ruang lingkup
Nabilah Rafifah (1228010144) Pengertian
Naeda Liliani Salsabila (1228010145) Pengertian
Naila Risa Putri Salwa (1228010146) Ruang lingkup
Comments
Post a Comment